Saturday, September 7, 2013

variable dan Tipe Data pada bahasa pemrograman Main C


·        PENGERTIAN VARIABLE
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu  nilai  tertentu  di  dalam  proses  program.  Berbeda  dengan  konstanta  yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai  kebutuhan. Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan
sebagai berikut :
·        Terdiri  dari  gabungan  huruf dan  angka  dengan  karakter  pertama  harus  berupa huruf. Bahasa C bersifat case-sensitive artinya  huruf besar dan  kecil dianggap berbeda. 
·        Tidak boleh mengandung spasi.
·        Tidak  boleh  mengandung  symbol-simbol  khusus,  kecuali  garis  bawah (underscore).  Yang  termasuk  symbol  khusus  yang  tidak  diperbolehkan  antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb
·        Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.

·        BAHASA PEMROGRAMAN MAIN C
Bahasa pemrograman Main  C  adalah  bahasa  pemrograman  yang  dapat  dikatakan  berada  di antara  bahasa  beraras  rendah  dan  beraras  tinggi.  Bahasa  beraras  rendah  artinya bahasa yang berorientasi pada mesin dan beraras tinggi berorientasi pada manusia. Bahasa  beraras  rendah,  misalnya  bahasa  assembler,  bahasa  ini  ditulis  dengan sandi  yang  dimengerti  oleh  mesin  saja,  oelha  karena  itu  hanya  digunakan  bagi yang memprogram mikroprosesor. Bahasa beraras rendah merupakan bahasa yang membutuhkan  kecermatan  yang  teliti  bagi  pemrogram  karena  perintahnya  harus rinci,  ditambah  lagi  masing-masing  pabrik  mempunyai  sandi  perintah  sendiri. Bahasa  tinggi  relatif  mudah  digunakan,  karena  ditulis  dengan  bahasa  manusia sehingga mudah dimengerti dan tidak tergantung mesinnya. Bahasa beraras tinggi biasanya digunakan pada komputer.
·        TIPE DATA
Tipe data merupakan bagian program yang paling penting karena tipe data mempengaruhi  setiap  instruksi  yang akan  dilaksanakan  oleh  computer.  Misalnya saja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda tergantung tipe datanya. Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanya bertipe  float  maka  akan  menghasilkan  nilai  2.5000000.  Pemilihan  tipe  data  yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif.
Contoh:
No
Tipe Data
Ukuran
Range (jangkauan)
format
Keterangan
1
Char 
1 byte
-128 s/d 127
%c
Karakter
2
Int 
2 byte
-32768 s/d 32767
%i,
Bilangan bulat
3
Float 
4 byte
-3.4E-38 s/d 3.4E+38
%f

Bilangan pecahan
4
Double 
8 byte
1.7E-308 s/d 1.7E+308
%|f
Pecahan presisi gand
5
Void 
0 byte
-
-

Tidak bertipe

0 comments:

Post a Comment